Ketiga lembaga menyatakan gangguan rantai pasok dan kerusakan infrastruktur imbas perang menjadi faktor utama yang menahan pemulihan harga komoditas global. Post navigation Induk CIMB Niaga Bukukan Laba Rp34,79 Triliun Sepanjang 2025 PGEO-PLN IP Sepakati Tarif, Proyek PLTP Lahendong 15 MW Masuk Tahap Lanjutan