China melarang penggunaan OpenClaw di sektor pemerintah karena khawatir akan keamanan data. OpenClaw, agen AI asal Austria, dinilai berisiko terhadap serangan siber. Post navigation Muhadjir Effendy Tanggapi Perbedaan Lebaran Muhammadiyah & Pemerintah Bandara Terbaik Dunia 2026, Soekarno Hatta Naik Peringkat ke- 22, Ngurah Rai Bali di 67